✦ Mungkin Kamu Suka

RENUNGAN MINGGU BIASA XI Minggu, 14 Juni 2026

Tujuh Tahun Bertumbuh, Berkarya, dan Bersama


"Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Matius 9:37-38)


    Saudara-saudari terkasih, 
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat begitu banyak kebutuhan di sekitar kita. Ada mereka yang membutuhkan perhatian, pendampingan, bantuan, penghiburan, bahkan sekadar teman untuk mendengarkan cerita dan pergumulannya. Dunia kita dipenuhi kesempatan untuk berbuat baik, namun tidak semua orang tergerak untuk mengambil bagian di dalamnya.

Melalui Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk melihat dunia dengan cara pandang-Nya. Ketika melihat orang banyak yang lelah dan terlantar seperti domba tanpa gembala, hati-Nya tergerak oleh belas kasih. Dari belas kasih itulah lahir panggilan untuk bertindak. Yesus menyadari bahwa begitu banyak jiwa membutuhkan sentuhan kasih Allah, tetapi pekerja yang bersedia melayani masih sedikit.

Sabda ini tidak hanya berbicara tentang imam, biarawan, atau biarawati. Setiap orang beriman dipanggil menjadi pekerja di ladang Tuhan sesuai dengan panggilannya masing-masing. Di dalam keluarga, sekolah, tempat kerja, lingkungan, maupun komunitas gereja, kita dapat menjadi perpanjangan tangan Tuhan melalui perkataan, sikap, dan tindakan yang membawa kasih serta harapan.

Menjadi pekerja Tuhan tidak selalu berarti melakukan hal-hal besar. Senyum yang tulus, kesediaan membantu sesama, kesabaran menghadapi perbedaan, keberanian membela kebenaran, dan kesetiaan dalam pelayanan merupakan bentuk nyata dari keterlibatan kita dalam karya Tuhan. Justru melalui tindakan-tindakan sederhana itulah Kerajaan Allah semakin hadir di tengah dunia.

Di era yang semakin modern dan serba digital, tantangan untuk menjadi saksi Kristus juga semakin besar. Banyak informasi beredar dengan cepat, tetapi tidak semuanya membawa kebaikan. Banyak orang terhubung melalui teknologi, tetapi tetap merasa kesepian. Karena itu, Tuhan membutuhkan pekerja-pekerja yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki hati yang penuh kasih dan kepedulian.

Hari ini, marilah kita membuka hati terhadap panggilan Tuhan. Mungkin Tuhan tidak memanggil kita untuk pergi jauh, tetapi memanggil kita untuk mulai peduli kepada orang-orang yang ada di sekitar kita. Mungkin Tuhan tidak meminta kita melakukan sesuatu yang luar biasa, tetapi mengajak kita setia dalam hal-hal kecil yang membawa kebaikan bagi sesama.

Semoga Sabda Tuhan hari ini menggerakkan hati kita untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pekerja-pekerja di ladang Tuhan yang siap melayani dengan sukacita, kerendahan hati, dan kasih.

Doa
Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih dan belas kasih-Mu yang tak pernah berhenti menyertai kami. Bukalah hati kami agar peka terhadap kebutuhan sesama dan berani menjawab panggilan-Mu untuk menjadi pekerja di ladang-Mu. Semoga hidup kami menjadi sarana kehadiran kasih-Mu bagi banyak orang. Amin.


Penulis: Georgia Laura Viwanda

Editor: Tim Redaksi KOMSOS Paroki Singkawang

Posting Komentar

Mohon komentar dengan baik dan sopan. Spam dan komentar negatif akan dihapus. Terima kasih.