Sabtu malam, 11 April 2026, menjadi momen bersejarah bagi umat Katolik di Lingkungan Santo Ignasius. Untuk pertama kalinya, Misa Kudus dirayakan di Gereja Oikumene Rindam XII/TPR pada pukul 18.00 WIB.
Perayaan Ekaristi ini dipersembahkan oleh RP. Joseph Juwono, OFMCap., dan diikuti dengan penuh khidmat oleh umat yang sebagian besar berasal dari kalangan prajurit TNI yang tengah menjalani pendidikan, serta umat Lingkungan Santo Ignasius.
Misa perdana ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan lahir dari sebuah proses panjang dinamika umat. Sebelumnya, umat Katolik tergabung dalam Lingkungan Santo Thomas. Namun, seiring dengan perkembangan dan kebutuhan pastoral, dilakukan pemekaran yang kemudian melahirkan Lingkungan Santo Ignasius.
Dari semangat baru inilah muncul inisiatif untuk menghadirkan perayaan Ekaristi di Gereja Oikumene. Selama ini, gereja tersebut digunakan secara bersama oleh umat Kristiani. Kini, umat Katolik mulai mengambil bagian secara lebih aktif dengan menghadirkan Misa Kudus secara berkala.
Suasana misa berlangsung sederhana namun penuh makna. Antusiasme umat terlihat dari kehadiran yang cukup banyak, meskipun ini merupakan kali pertama dilaksanakan. Kehadiran para prajurit yang sedang menempuh pendidikan menambah kekhasan tersendiri dalam perayaan tersebut, mencerminkan iman yang tetap hidup di tengah tugas dan disiplin militer.
Ke depan, Misa di Gereja Oikumene Rindam XII/TPR direncanakan akan dilaksanakan secara rutin, yakni satu kali dalam setiap bulan. Upaya juga akan terus dilakukan untuk menghadirkan imam yang dapat melayani secara berkelanjutan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan antusiasme umat.
Tanpa mengurangi rasa hormat kepada umat Kristen yang selama ini juga menggunakan Gereja Oikumene, seluruh umat diharapkan dapat terus menjaga semangat toleransi dan kebersamaan. Gereja tersebut merupakan milik bersama yang dibangun oleh masyarakat sekitar, sehingga penggunaannya diharapkan tetap dilandasi sikap saling menghargai dan saling mendukung dalam kehidupan beriman.
Misa perdana ini menjadi titik awal yang penting, tidak hanya sebagai bentuk pelayanan iman, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di Lingkungan Rindam XII/TPR. Sebuah langkah awal yang diharapkan dapat terus bertumbuh dan memberi makna bagi kehidupan rohani umat Katolik di tempat tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar