Singkawang, 13 Juni 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-102 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), WKRI DPC Santo Fransiskus Assisi Singkawang menggelar ziarah dan doa bersama di makam para anggota WKRI yang telah berpulang, Sabtu (13/6/2026) pukul 15.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat ini diawali dengan ibadat yang dipimpin oleh Ibu Helena Halijah. Di tengah keheningan area pemakaman, para anggota WKRI memanjatkan doa bagi arwah rekan-rekan seperjuangan yang telah mendahului mereka. Nama-nama yang pernah menjadi bagian dari perjalanan organisasi kembali dikenang, bukan hanya sebagai anggota, tetapi sebagai pribadi-pribadi yang telah mengabdikan diri bagi Gereja, keluarga, dan masyarakat.
Bagi WKRI, ziarah makam bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka ulang tahun organisasi. Lebih dari itu, ziarah menjadi ungkapan iman akan persekutuan kasih yang melampaui batas kehidupan dan kematian. Doa-doa yang dipanjatkan merupakan wujud penghormatan, rasa syukur, serta ikatan persaudaraan yang tetap terjalin meskipun para anggota tersebut telah berpulang ke rumah Bapa.
Setelah ibadat, Ketua WKRI DPC Santo Fransiskus Assisi Singkawang, Ibu Melani, S.Ag., menyampaikan sambutannya. Ia mengajak seluruh anggota untuk senantiasa mengenang jasa dan keteladanan para pendahulu yang telah menanamkan nilai-nilai pelayanan, pengorbanan, dan kesetiaan dalam kehidupan berorganisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Melani juga secara resmi membuka rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-102 WKRI. Ia menegaskan bahwa perjalanan panjang WKRI hingga mencapai usia lebih dari satu abad tidak terlepas dari kontribusi para anggota yang telah mendahului. Karena itu, mengenang dan mendoakan mereka merupakan bagian penting dari rasa syukur atas sejarah panjang organisasi.
Ziarah makam ini menjadi pengingat bahwa sebuah organisasi tidak hanya dibangun oleh mereka yang hadir hari ini, tetapi juga oleh mereka yang telah lebih dahulu menorehkan jejak pengabdian. Dalam hening doa di hadapan makam, para anggota WKRI diajak untuk menyadari bahwa setiap karya kasih tidak pernah hilang oleh waktu, melainkan terus hidup dalam kenangan dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
Memasuki usia ke-102 tahun, WKRI Singkawang tidak hanya merayakan panjangnya perjalanan organisasi, tetapi juga merawat ingatan akan para anggotanya yang telah berpulang. Sebab dalam setiap doa yang dipanjatkan, tersimpan rasa terima kasih atas kehidupan yang telah dipersembahkan, serta harapan agar semangat pelayanan mereka terus berbuah dalam karya-karya WKRI di masa mendatang.
Posting Komentar