Singkawang – Suasana haru, penuh syukur, dan sarat harapan mewarnai acara Serah Terima Jabatan Kepala SMP Santo Tarsisius Singkawang yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026. Momen tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan Stefanus Cahyadi, S.Ag. dan dimulainya babak baru di bawah kepemimpinan Venny Yulian Tyas.
Acara yang dihadiri oleh para guru dan tenaga kependidikan itu turut disaksikan oleh Pastor Paroki Singkawang, RP. Joseph Juwono, OFMCap., selaku Pengawas Yayasan Lorenzo Da Brindisi, yayasan yang menaungi SMP Santo Tarsisius Singkawang sebagai salah satu karya pendidikan Gereja Katolik di Kota Singkawang.
Dalam sambutannya, RP. Joseph Juwono, OFMCap. menegaskan dukungan penuh kepada kepala sekolah yang baru. Menurutnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak dapat dicapai sendirian, melainkan melalui kerja sama dan komunikasi yang baik dari seluruh pihak.
“Saya mendukung penuh Ibu Venny sebagai kepala sekolah yang baru. Kalau memang ada kebutuhan demi kebaikan sekolah, silakan disampaikan. Kita akan berupaya bersama agar SMP Santo Tarsisius semakin maju,”
tegas Pastor Joseph.
Lebih lanjut, Pastor Joseph mengungkapkan bahwa saat ini sekolah tengah memasuki tahap pembenahan dan pembugaran secara menyeluruh. Pembaruan tersebut meliputi pengecatan ulang seluruh area sekolah, mulai dari pagar hingga bangunan utama, serta perbaikan fasilitas sanitasi, termasuk renovasi toilet secara total.
Ia menjelaskan bahwa anggaran untuk pembenahan tersebut telah dipersiapkan jauh-jauh hari sebagai bentuk perhatian Yayasan terhadap sekolah-sekolah paroki.
“Semua ini kami lakukan demi anak-anak. Anggaran ini sudah disiapkan sejak lama untuk sekolah paroki. Karena itu, saya mohon kepada seluruh warga sekolah agar menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik. Apa yang dibangun hari ini adalah untuk kenyamanan dan masa depan peserta didik kita,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Stefanus Cahyadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan kepemimpinannya selama ini. Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah menjadi rekan seperjuangan dalam melayani peserta didik.
Dengan penuh kerendahan hati, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan yang mungkin terjadi selama masa jabatannya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bapak dan Ibu guru yang telah membantu saya selama memimpin sekolah ini. Saya menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan saya. Jika selama ini ada keterlambatan atau hal-hal yang kurang berkenan, mohon dimaklumi karena faktor usia, dan saya mohon maaf serta pengampunan dari Bapak dan Ibu sekalian,” tuturnya.
Sementara itu, dalam sambutan perdananya sebagai Kepala SMP Santo Tarsisius Singkawang, Venny Yulian Tyas memohon dukungan, doa, dan kerja sama dari seluruh keluarga besar sekolah.
Menurutnya, amanah yang diterima bukanlah tugas yang ringan. Oleh karena itu, kebersamaan menjadi kunci utama untuk melanjutkan dan mengembangkan karya pendidikan yang telah dirintis sebelumnya.
“Saya mohon dukungan, doa, dan kerja sama dari Bapak dan Ibu sekalian. Tanpa dukungan dari semua pihak, tentu saya tidak dapat berjalan sendiri. Mari kita bersama-sama membangun SMP Santo Tarsisius menjadi sekolah yang semakin baik dan semakin berkembang,” ungkapnya.
Prosesi serah terima jabatan tersebut menjadi lebih dari sekadar pergantian pemimpin. Momen ini menjadi simbol estafet pelayanan, di mana pengabdian yang telah dituntaskan diteruskan melalui semangat baru demi keberlanjutan karya pendidikan Katolik.
Dengan dukungan Yayasan Lorenzo Da Brindisi, perhatian dari Gereja melalui Pastor Paroki, serta kolaborasi seluruh warga sekolah, SMP Santo Tarsisius Singkawang diharapkan terus bertumbuh menjadi lembaga pendidikan yang unggul, humanis, dan berakar pada nilai-nilai Kristiani.
Dari pengabdian yang telah dijalani menuju pengutusan yang baru, estafet kepemimpinan ini membawa harapan bahwa setiap langkah yang diambil senantiasa bermuara pada tujuan yang sama: memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak, membentuk karakter, serta menumbuhkan generasi yang beriman, cerdas, dan berintegritas.

Posting Komentar